Fakultas Teknik

Sejarah

Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (FT-UNP) lahir pada tahun 1964 dengan  tiga jurusan, yaitu Mesin, Sipil, dan Arsitektur, menyusul jurusan teknik elektro pada tahun 1969. Nama FT-UNP seperti sekarang juga berubah sesuai dengan perkembangan waktu dan jaman. Mula-mula bernama Fakultas Keguruan Teknik (FKT), kemudian menjadi Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK), dan akhirnya menjadi Fakultas Teknik (FT). Sebelum berubah nama menjadi FT-UNP, misi utama fakultas ini adalah menghasilkan guru pada sekolah teknik menengah (STM). Dengan adanya perluasan mandat (wider mandate), misi menjadi bertambah yaitu menghasilkan guru dan teknisi.

Metamorfosis FT-UNP sangat terasa pada era Proyek Bank Dunia V memberi kepercayaan pada IKIP Padang. Rasional diperolehnya Proyek Bank Dunia V bertolak dari: (1) pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7 % pertahun, Bank Dunia memperkirakan bahwa Indonesia membutuhkan tenaga kerja terampil  yang akan dihasilkan melalui STM, sebanyak 41.000 orang pertahun, (2) hasil survey tenaga kerja yang dilakukan oleh Departemen Tenaga Kerja, yang menyatakan bahwa antara tahun 1974 dan 1978, Indonesia membutuhkan lulusan STM sebanyak 63.700 orang ( Depdikbud 1980 ).  Maka pada tahun 1976  Departemen P dan K melalui Proyek Pengembangan Pendidikan Teknik, secara khusus mulai mengembangkan FKT IKIP Padang bersamaan dengan pengembangan Sekolah Teknik Menengah ( STM ), Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) dan Sekolah Teknologi Menengah Pembangunan (STM Pembangunan).

Khusus untuk pengembangan FKT IKIP Padang, di atas tanah dengan luas ± 30.000 m2 dibangun gedung FKT yang baru dengan luas lantai ±10.012 m2, lengkap dengan peralatan yang sudah disesuaikan dengan tuntutan kurikulum SMK tahun 1976.

Melalui pengembangan ini, FKT kemudian dibagi menjadi tiga departemen yaitu departemen Mesin, Elektro dan Konstruksi Bangunan, yang selanjutnya dibagi menjadi lima jurusan yaitu jurusan Mesin, jurusan Otomotif, jurusan Elektro, jurusan Elektronika dan jurusan Konstruksi Bangunan.

Pada tahun 1983, dengan masuknya jurusan Kesejahteraan Keluarga (KK), FKT berganti nama menjadi Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Pergantian nama ini kemudian juga diikuti dengan pergantian nama jurusan, dimana masing-masingnya menjadi Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif, Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika, Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan dan Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga.

Selanjutnya berdasarkan SK Dirjen Dikti No.1499/D/1996, yang kemudian diperkuat dengan Kepres RI No.93 tanggal 24 Agustus 1999 tentang perluasan mandat yang diterima oleh  IKIP Padang.   IKIP Padang pun berobah nama menjadi Universitas, demikian pula  dengan FPTK  namanya berubah menjadi Fakultas Teknik.

Mengiringi SK Dirjen Dikti tentang perluasan mandat di atas, pada tahun 1997 Dirjen Dikti juga menerbitkan SK No.1884/D/I/1997 tgl 1 Agustus 1997 tentang Program Studi Non Kependidikan di IKIP Padang dan SK No. 90/Dikti/Kep/1999 tentang Pembentukan Program Studi Non Kependidikan Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Tata Boga & Tata Busana, dan Dioploma III Teknik Otomotif pada FPTK IKIP Padang.

Visi dan Misi

Visi

  1. Visi Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang “Menjadi fakultas yang unggul dalam persaingan global di bidang kependidikan, vokasional, dan keteknikan di kawasan Asia Tenggara”

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas dalam bidang pendidikan vokasi, keteknikan dan profesi.
  2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan bidang vokasi dan keteknikan.
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya penerapan ilmu pendidikan vokasi dan keteknikan.
  4. Menyelenggarakan sistem manajemen / tata kelola yang berstandar internasional dalam menjamin terselenggaranya layanan prima.
  5. Menyelenggarakan kerjasama lokal, nasional, dan internasional.
  6. Mengembangkan landasan dan melaksanakan kebijakan untuk menuju Fakultas Bertaraf Internasional.