Sejarah Singkat

Biro Perencanaan Administrasi Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (BPAKHM) merupakan unit kerja yang sebelumnya bernama Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI) Universitas Negeri Padang, berdiri sebagai hasil pemekaran Biro Administrasi Akademik Kemaha- siswaan Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI) menjadi dua biro yaitu, Biro Administrasi Akademi dan Kemahasiswaan (BAAK), dan Biro “Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi” (BAPSI). Pemekaran Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI) menjadi dua biro (BAAK dan BAPSI) didasarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor. 093/O/2004 tanggal 2 Agustus 2004 tentang Perubahan Kepmendikbud RI Nomor. 276/O/1993 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Negeri Padang.

Berdirinya Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi merupakan suatu tuntutan baru bagi Universitas Negeri Padang atas keluarnya Keputusan Presiden RI Nomor 093 Tahun 1999 tentang pemberian Tugas Perluasan Mandat (Wider mandate) untuk menyelenggara-kan dan mengembangkan program non kependidikan di samping program kependidikan yang dijadikan sebagai tugas utamanya.

Dengan pemberian tugas perluasan mandat oleh pemerintah kepada Universitas Negeri Padang, maka amanah untuk menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan di tingkat institusi UNP terasa semakin berat, baik untuk mewujudkan pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing serta untuk meningkatkan tata kelola, akuntabilitas, dan citra pendidikan UNP dalam persaingan global.

Berpedoman kepada isi pasal 65 Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor. 093/O/2004, bahwa Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi mempunyai tugas melaksanakan perumusan rencana dan program, serta pengelolaan informasi. Atas dasar itu pula, maka mulai tanggal 27 Oktober 2004 dengan keluarnya Surat Keputusan Pengangkatan Kepala Biro BAPSI Universitas Negeri Padang, maka tugas-tugas perumusan rencana dan program serta pengelolaan informasi menjadi tugas dan tanggung jawab Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi.

Dalam usia kelembagaan biro yang tergolong masih muda, dengan Kepala Biro Pertama adalah Drs. Syarkani, secara bertahap mulai ditata pengisian jabatan dan pelaksana tugas pekerjaan dengan sumber daya manusia yang sangat terbatas baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya, demikian juga penataan dan pengadaan sarana prasarana kerja dan ruang kerja, serta penyusunan dan penataan sistem ,mekanisme, dan metode kerja, dan sumber-sumber keuangan penyelenggaraan program, kegiatan untuk terselenggaranya tugas pokok dan fungsi BAPSI sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam sejarah perkembangannya yang relatif masih muda, masih banyak tugas pokok dan fungsi yang belum dilaksanakan menurut semestinya karena sulit merobah kebiasaan dan/atau budaya yang selama ini dikerjakan oleh biro dan unit lain dialihkan menjadi tugas pokok dan fungsi unit/biro yang baru saja dimekarkan.